Sebuah organisasi yang dinamis memerlukan penyegaran secara berkala guna merespons tantangan zaman yang terus berubah, terutama dalam industri otomotif yang kental dengan inovasi teknologi. Di tahun 2026, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan melakukan langkah berani dengan merombak total susunan pengurus guna menghadirkan performa kerja yang lebih efisien dan transparan. Pembenahan Struktur Organisasi IMI ini bukan sekadar pergantian personel di tingkat pimpinan, melainkan upaya mendalam untuk meletakkan pondasi bagi visi baru yang berfokus pada pembinaan atlet muda, digitalisasi layanan, serta penguatan sport tourism di wilayah “Bumi Lambung Mangkurat”.
Visi baru yang diusung oleh kepengurusan 2026 ini menitikberatkan pada profesionalisme di setiap bidang kerja. Dalam struktur yang baru, dibentuk divisi khusus yang menangani riset dan pengembangan teknologi balap guna membantu mekanik lokal dalam meningkatkan kompetensi teknis mereka. Selain itu, divisi hubungan masyarakat diperkuat untuk memastikan setiap informasi mengenai regulasi dan jadwal event dapat diakses dengan mudah oleh komunitas melalui platform digital. IMI Kalimantan Selatan ingin memastikan bahwa koordinasi antara pusat dan daerah berjalan tanpa hambatan, sehingga setiap aspirasi dari penghobi otomotif di tingkat kabupaten dapat terakomodasi dengan baik dalam kebijakan organisasi.
Sektor pembinaan atlet menjadi prioritas utama dalam bagan organisasi terbaru ini. Dengan adanya biro khusus pengembangan bakat, IMI Kalsel berencana membangun akademi balap motor dan mobil yang terintegrasi. Hal ini dilakukan untuk memangkas jarak antara potensi lokal dengan kompetisi tingkat nasional. Para pemuda berbakat di Kalimantan Selatan kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk mengembangkan karier profesional mereka di dunia otomotif. Struktur baru ini juga menjalin kerjasama yang lebih erat dengan Dinas Pemuda dan Olahraga setempat guna memastikan ketersediaan sarana latihan yang memadai dan dukungan pendanaan bagi atlet-atlet berprestasi yang akan berlaga di ajang luar daerah.
Transparansi keuangan dan administrasi juga menjadi sorotan dalam pembaruan struktur kali ini. Penggunaan sistem audit internal yang lebih ketat bertujuan untuk memastikan bahwa setiap dana yang masuk, baik dari sponsor maupun iuran anggota, digunakan sepenuhnya untuk kemajuan otomotif daerah. Digitalisasi kartu keanggotaan dan lisensi pembalap akan dipercepat guna memberikan kemudahan layanan bagi para anggota. IMI Kalimantan Selatan ingin memberikan pelayanan prima bagi para komunitas, sehingga mereka merasa bangga dan memiliki rasa memiliki yang kuat terhadap organisasi ini. Dengan manajemen yang bersih, kepercayaan dari pihak swasta untuk berinvestasi dalam event otomotif dipastikan akan meningkat.
