Transisi energi menuju keberlanjutan lingkungan kini telah menyentuh sektor otomotif di tanah air secara lebih mendalam. Di wilayah Kalimantan Selatan, kesadaran akan pentingnya kemandirian energi berbasis sumber daya alam lokal terus meningkat. Sebagai bentuk langkah nyata, IMI Kalsel secara resmi menyatakan komitmennya dalam mengawal transisi ini melalui program-program strategis. Salah satu fokus utama yang sedang digalakkan adalah kampanye penggunaan bahan bakar nabati sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan namun tetap mampu menopang kebutuhan performa mesin yang tinggi bagi para pengguna kendaraan di wilayah tersebut.
Langkah berani diambil melalui serangkaian pengujian teknis yang melibatkan berbagai komunitas otomotif lokal. Fokus dari kegiatan ini adalah melakukan uji coba biodiesel pada berbagai jenis kendaraan, termasuk kategori kendaraan high-performance yang selama ini dikenal sangat sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Selama ini, ada keraguan di kalangan pemilik mobil sport atau kendaraan dengan teknologi mesin modern mengenai efek jangka panjang penggunaan biodiesel terhadap sistem injeksi dan ruang bakar. Melalui dukungan tenaga ahli, penelitian ini bertujuan untuk mematahkan mitos tersebut dan memberikan data empiris mengenai efisiensi dan durabilitas mesin.
Mengapa Kalimantan Selatan menjadi tempat yang ideal untuk gerakan ini? Sebagai salah satu penghasil komoditas perkebunan terbesar, Kalsel memiliki potensi bahan baku yang melimpah untuk produksi bahan bakar nabati. Dengan mendekatkan sumber energi ke konsumen otomotif, diharapkan biaya logistik dapat ditekan dan ketahanan energi daerah semakin kuat. Dalam proses uji coba biodiesel ini, tim teknis memantau secara berkala kondisi filter bahan bakar, tekanan pada common rail, hingga emisi gas buang yang dihasilkan. Hasil sementara menunjukkan bahwa dengan modifikasi ringan atau penggunaan aditif yang tepat, performa mesin tidak mengalami penurunan yang signifikan, bahkan emisi karbon turun secara drastis.
Secara teknis, tantangan dalam penggunaan biodiesel pada kendaraan performa tinggi terletak pada sifat pembersih (detergency) yang dimiliki oleh unsur nabati tersebut. Hal ini dapat mengangkat kotoran yang mengendap di tangki lama dan menyumbat filter. Oleh karena itu, IMI Kalsel menyarankan agar para pemilik kendaraan melakukan pembersihan sistem bahan bakar secara menyeluruh sebelum beralih. Edukasi teknis ini sangat penting agar masyarakat tidak mengalami kendala teknis saat mulai mencoba bahan bakar alternatif ini. Komitmen ini menunjukkan bahwa komunitas otomotif di Kalimantan Selatan tidak hanya sekadar penikmat aspal, tetapi juga agen perubahan yang peduli pada kelestarian alam Borneo.
