Sejarah baru bagi dunia olahraga kendaraan bermotor di Kalimantan Selatan resmi tertulis dengan dikukuhkannya nakhoda baru yang akan memimpin organisasi selama periode mendatang. Memasuki Era Baru 2026 yang penuh dengan tantangan teknologi dan dinamika organisasi, kehadiran sosok pemimpin yang visioner sangatlah dinantikan oleh ribuan anggota komunitas. Kabar mengenai baru terpilihnya jajaran pimpinan tertinggi ini memberikan harapan segar bagi para atlet dan pengusaha di sektor otomotif yang berharap akan adanya perbaikan tata kelola serta peningkatan frekuensi ajang kejuaraan berkualitas di wilayah tersebut.
Dalam sebuah berita resmi yang dirilis setelah seremoni berlangsung, disebutkan bahwa proses pemilihan berjalan secara demokratis dan penuh dengan semangat kekeluargaan. Acara pelantikan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting otomotif nasional ini menjadi simbol persatuan seluruh elemen pecinta motor dan mobil di Kalimantan Selatan. Sosok ketua terpilih dikenal memiliki rekam jejak yang panjang di dunia balap, sehingga diharapkan mampu memahami setiap denyut nadi permasalahan yang dihadapi oleh para pembalap maupun pemilik tim di tingkat akar rumput.
Sebagai penggerak utama IMI di tingkat provinsi, pengurus baru telah memetakan berbagai program strategis yang akan dijalankan di wilayah Kalsel. Fokus utama pada tahun 2026 adalah modernisasi sarana sirkuit yang ada agar memenuhi standar keamanan nasional maupun internasional. Hal ini dilakukan agar provinsi ini bisa kembali menjadi tuan rumah bagi seri kejuaraan nasional yang bergengsi, yang pada akhirnya akan mendongkrak popularitas atlet lokal di mata sponsor nasional. Selain itu, sinkronisasi regulasi antar daerah akan diperketat guna menjamin keadilan dalam setiap perlombaan yang diselenggarakan.
Mengenai targetnya, kepengurusan kali ini tidak hanya terpaku pada kuantitas jumlah balapan saja, tetapi lebih pada kualitas dan dampak jangka panjang bagi komunitas. Salah satu indikator keberhasilan yang dipatok adalah lahirnya minimal lima pembalap muda berbakat yang mampu menembus jajaran elit podium di kejuaraan tingkat Asia. Untuk mencapai hal tersebut, program pembinaan usia dini akan digalakkan melalui sekolah balap yang bekerja sama dengan instruktur profesional. Investasi pada sumber daya manusia ini dianggap sebagai langkah paling krusial untuk memastikan masa depan otomotif daerah tetap berada di jalur yang benar.
