Dongeng Islami IMI Kalsel: Hibur Anak-Anak di Rumah Sakit Kanker

Suasana di dalam bangsal perawatan medis seringkali terasa mencekam dan penuh tekanan, terutama bagi pasien yang masih berusia dini. Rasa sakit akibat prosedur pengobatan yang intensif ditambah dengan kejenuhan karena harus berdiam diri dalam waktu lama dapat menurunkan semangat juang mereka untuk sembuh. Di Kalimantan Selatan, sebuah gerakan literasi dan spiritualitas hadir untuk memecah keheningan tersebut melalui penyampaian Dongeng Islami yang sarat akan nilai-nilai moral. Kegiatan ini bertujuan untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari rasa sakit fisik menuju dunia imajinasi yang penuh harapan, sekaligus menanamkan keteguhan hati melalui cerita-cerita kepahlawanan dan kesabaran.

Konten yang dibawakan bersifat Islami guna menyesuaikan dengan momentum bulan suci Ramadan dan latar belakang budaya masyarakat Banjar yang religius. Cerita tentang para nabi, sahabat, maupun tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam disampaikan dengan gaya bahasa yang ceria dan mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui narasi yang menyentuh, para relawan berupaya menyampaikan pesan bahwa setiap ujian pasti ada hikmahnya dan Tuhan selalu menyayangi hamba-Nya yang sabar. Hal ini memberikan kekuatan spiritual bagi anak-anak agar tetap optimis dalam menghadapi proses pengobatan yang sulit, menjadikan iman sebagai obat penawar bagi kegelisahan hati mereka selama di ruang perawatan.

Inisiatif dari IMI Kalsel ini membuktikan bahwa komunitas hobi memiliki sisi lembut yang sangat peduli pada isu-isu kesehatan anak. Para anggota komunitas otomotif ini datang dengan membawa berbagai atribut menarik, alat peraga, hingga boneka tangan untuk menghidupkan suasana cerita. Fokus mereka adalah bagaimana cara agar bisa hibur para pasien kecil tersebut sehingga mereka bisa tertawa kembali meskipun tangan mereka terikat oleh selang infus. Tawa dan keceriaan anak-anak adalah indikator keberhasilan terapi psikis yang dilakukan, karena kondisi mental yang bahagia terbukti secara medis dapat mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan efektivitas pengobatan yang sedang dijalani.

Target audiens dari kegiatan ini adalah anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit berat yang memerlukan perawatan jangka panjang. Di mata mereka, kehadiran para relawan adalah kunjungan dari “kakak-kakak hebat” yang membawa keajaiban cerita ke dalam kamar rumah sakit yang membosankan. Interaksi dua arah saat sesi bercerita memungkinkan anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka, bertanya, dan berimajinasi. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya trauma atau depresi akibat isolasi medis yang berkepanjangan, menjaga agar jiwa kekanakan mereka tetap tumbuh dengan sehat meskipun tubuh mereka sedang diuji oleh penyakit kronis.